Minggu, 9 Agustus 2026
Seputar Jabar | Pagelaran Harmoni Wastra Nusantara yang digelar di Graha Manggala Siliwangi, Bandung, pada 5–9 Agustus 2026, menjadi ruang bagi para pelaku industri fashion, kecantikan, kerajinan, dan wastra Nusantara untuk menampilkan karya terbaiknya.
Kegiatan yang mengusung tema “Pameran Batik, Tenun, Bordir, Fashion & Craft” tersebut menghadirkan berbagai rangkaian acara, di antaranya fashion show, festival angklung, talkshow, live music, performance, games interaktif, zumba, workshop, demo makeup hingga kajian Islami.
Dalam press conference, Denis Kembar, yang dikenal sebagai bagian dari komunitas Ikatan Make Up Artis (IMA), mengatakan persiapan kegiatan dilakukan secara intensif sekitar dua minggu. Sementara khusus untuk para model, persiapannya dilakukan sekitar satu minggu.
“Persiapannya sekitar dua minggu, tidak jauh-jauh. Untuk model lebih banyak sekitar satu minggu. Jadi memang benar-benar kami persiapkan,” ujar Denis.
Menurutnya, persiapan yang relatif singkat bukan menjadi kendala karena tim sudah memiliki pengalaman dalam menangani berbagai pagelaran. Bahkan, sebelumnya pernah ada tawaran untuk mempersiapkan sebuah pagelaran hanya dalam waktu satu minggu.
Denis menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar menghadirkan fashion show, tetapi juga menampilkan hasil karya para pelaku kreatif, mulai dari busana hingga aksesori.
“Jadi bukan hanya pagelarannya, tetapi hasil karya juga. Mulai dari aksesori sampai bajunya, semua kita persiapkan. Intinya lebih mengutamakan kualitas dan kebahagiaan,” katanya.
Libatkan 32 Model Berpengalaman
Dalam pagelaran kali ini, sekitar 32 model turut terlibat. Para model tersebut bukan pendatang baru, melainkan telah memiliki pengalaman mengikuti berbagai fashion show di sejumlah daerah di Pulau Jawa.
“Model sekitar 32. Mereka sudah sering melakukan fashion show se-Jawa. Jadi sudah cukup berpengalaman tampil di berbagai kegiatan,” ungkap Denis.
Keterlibatan model dan pelaku kreatif dari berbagai daerah tersebut semakin memperkuat semangat Harmoni Wastra Nusantara sebagai wadah yang mempertemukan talenta dari berbagai wilayah.
Selain Jawa Barat, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi peserta dari sejumlah daerah seperti Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan daerah lainnya.
Menurut Denis, keberagaman tersebut menjadi salah satu kekuatan kegiatan karena dapat mempertemukan berbagai talenta dalam satu panggung.
“Lebih kepada daerah Nusantara. Ada dari Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan lainnya. Kami ingin memberikan ruang dan kebahagiaan bagi para peserta sekaligus memperluas jaringan,” ujarnya.
IMA Miliki Lebih dari 700 Anggota di Jawa Barat, Denis yang juga seorang Ketua Umum MUA Make Up Artis Se-Jawa Barat, menyampaikan perkembangan komunitas Ikatan Make Up Artis (IMA) yang saat ini telah memiliki lebih dari 700 anggota di seluruh Jawa Barat.
Komunitas tersebut menjadi salah satu wadah bagi para makeup artist untuk membangun jaringan, meningkatkan kemampuan, serta berkolaborasi dengan model, desainer dan pelaku industri kreatif lainnya.
“Kita sudah ada 700 anggota atau lebih. Kami terus membangun jaringan dan memberikan ruang bagi makeup artist untuk berkembang,” kata Denis.
Ia berharap kegiatan Harmoni Wastra Nusantara tidak berhenti sebagai sebuah pagelaran, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem fashion dan kecantikan sekaligus memperkenalkan kekayaan wastra Nusantara kepada masyarakat yang lebih luas.
Menurut Denis, kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa potensi fashion, kecantikan dan kerajinan Nusantara memiliki ruang yang luas untuk terus berkembang melalui kolaborasi.
“Lebih kepada daerah Nusantara. Ada dari Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan daerah lainnya. Kami ingin memberikan ruang dan kebahagiaan bagi para peserta sekaligus memperluas jaringan,” pungkasnya.















