Seputar Jabar Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Kamis 13 Agustus 2026
  • NASIONAL
  • JABAR
    • BANDUNG
    • KAB.BANDUNG
    • BANDUNG BARAT
    • CIMAHI
    • GARUT
    • BOGOR
    • CIANJUR
    • CIREBON
    • GARUT
    • SUMEDANG
    • INDRAMAYU
    • SUKABUMI
    • PANGANDARAN
  • HUKUM
    • HUKUM/KRIMINAL
    • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
    • PEMILU
  • TEKNOLOGI
NASIONAL JABAR HUKUM OLAHRAGA PENDIDIKAN PERISTIWA POLITIK TEKNOLOGI
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Petani Pasirdatar Keluhkan Harga Sayuran Murah Sedangkan Harga Pupuk Melambung Tinggi dan Langka

redaksi Oleh redaksi
Senin, 1 Agustus, 2022 | 07:09
Petani Pasirdatar Keluhkan Harga Sayuran Murah Sedangkan Harga Pupuk Melambung Tinggi dan Langka

Petani di Pasirdatar, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan murahnya harga bawang bakung atau bawang daun di tingkat petani

SUKABUMI – Petani di Pasirdatar, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan murahnya harga bawang bakung atau bawang daun di tingkat petani. Bahkan harganya merosot tajam, sedangkan harga pupuk makin melambung.

Pasalnya sudah satu tahun ini, harganya terus merosot turun, hingga mengalami Rp 2.500 per kilogram.

Salah seorang petani, Bubun (55) mengatakan, hampir lima kali panen dalam kurun setahun ini, harganya membuat petani gigit jari.

“Kalau harganya di atas Rp 8000 itu lumayan lah ada untung buat kita. Tapi sekarang ini udah beberapa kali panen harga di bawah Rp 4000,” ujar Bubun saat ditemui di kebunnya.

“Tentunya kami sangat rugi. Kembali modal juga tidak sepenuhnya ditambah biaya transportasi tinggi,” kata Bubun.

Selain mengeluhkan harga bawang yang murah, petani Pasirdatar juga mengeluhkan harga obat-obatan pertanian alias pupuk  yang mahal dan jarang ada stoknya.

“Pasokan pupuk juga kurang di kios-kios. Bahkan kalau ada harganya pun melanjak harga mahal. Karena tanaman sayuran disinu tidak memakai pupuk bersubdi akibat tidak cocok,” ucap Bubun.

Bubun menerangkan, para petani sayuran di Pasirdatar biasanya menggunakan pupuk amonium sulfat ZA dan NPK untuk memupuk tanamannya agar menghasilkan tanaman yang super.

“Pupuk ZA ini meningkat asalnya Rp 70.000, naik ke Rp 100.000. Bahkan saking jarangnya harganya persak (50 Kg) sekarang Rp 350.000., Terus NPK biasanya persak Rp 450.000, sekarang Rp 800.000,” terangnya.

Para petani pun berharap dengan kondisi yang dialami petani mulai harga sayuran murah dan tingginya harga pupuk, meminta hadirnya pemerintah yang dialami petani saat ini.

“Harapannya pemerintah hadir dalam persoalan yang dihadapi para petani. Jangan sampai petani terus merugi,” harapnya.

Sementara itu, Abah Iwan (48) meminta pemerintah memperhatikan harga pupuk yang hari ini melambung tinggi di pasaran. Sementara harga sayuran murah.

“Setidaknya pemerintah hadir agar pupuk yang bisa kami pakai disini bisa normal kembali. Kalau pun tidak di subsidi,” ujarnya.

“Seperti sekarang pupuk ZA harganya Rp 350.000 dan NPK itu Rp 800.000. Tentunya petani akan rugi,” katanya.

Berita Terkait

HARI OEANG REPUBLIK INDONESIA Bey Machmudin:  UMKM Tulang Punggung Ekonomi di Jawa Barat
EKONOMI

HARI OEANG REPUBLIK INDONESIA Bey Machmudin: UMKM Tulang Punggung Ekonomi di Jawa Barat

Oleh redaksi
Minggu, 27 Oktober, 2024 | 16:23
0
1.5k

KOTA BANDUNG - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung ekonomi di Jawa Barat. Menurut Open Data Jabar...

Kemitraan dengan IKM Jabar Didorong Masuk dalam Rantai Pasok Industri Besar
EKONOMI

Kemitraan dengan IKM Jabar Didorong Masuk dalam Rantai Pasok Industri Besar

Oleh redaksi
Rabu, 18 September, 2024 | 12:32
0
1.5k

SEPUTARJABAR.CO.ID / KOTA BANDUNG - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Perwakilan Bank Indonesia Jabar terus berupaya meningkatkan iklim investasi...

Kurs rupiah merosot akibat data penjualan barang tahan lama AS yang baik

Kurs rupiah merosot akibat data penjualan barang tahan lama AS yang baik

Selasa, 27 Agustus, 2024 | 17:24
1.5k
Jabar Upayakan Iklim Kondusif bagi Investor

Jabar Upayakan Iklim Kondusif bagi Investor

Selasa, 30 Januari, 2024 | 21:44
1.5k
Lelang Eksekusi Bank bjb Kolaborasi dengan DJKN Kemenkeu

Lelang Eksekusi Bank bjb Kolaborasi dengan DJKN Kemenkeu

Rabu, 22 November, 2023 | 07:11
1.5k
Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Literasi Ekonomi Syariah di Jabar Harus Lebih Cepat

Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Literasi Ekonomi Syariah di Jabar Harus Lebih Cepat

Jumat, 11 Agustus, 2023 | 11:55
1.5k
‘Makan’ Duit BUMDes Rp 1,3 M, Nasib Kades Cianjur Berujung Bui

‘Makan’ Duit BUMDes Rp 1,3 M, Nasib Kades Cianjur Berujung Bui

Kamis, 11 Mei, 2023 | 17:42
1.5k
Warga Cimahi Rela Antre 2 Jam demi Dapat Beras Murah Rp 8.500/Kg, di Pasar Masih Rp 12 Ribu/Kg

Warga Cimahi Rela Antre 2 Jam demi Dapat Beras Murah Rp 8.500/Kg, di Pasar Masih Rp 12 Ribu/Kg

Senin, 27 Februari, 2023 | 22:57
1.5k
STNK Hilang

Recommended.

Bupati Garut Tidak Tetapkan Status Apapun Pasca Gempa Magnitudo 6.4

Bupati Garut Tidak Tetapkan Status Apapun Pasca Gempa Magnitudo 6.4

Senin, 5 Desember, 2022 | 17:36
1.5k
Kemendikbud Ristek RI Gelar Sosialisasi Manuskrip di Kabupaten Garut

Kemendikbud Ristek RI Gelar Sosialisasi Manuskrip di Kabupaten Garut

Sabtu, 26 November, 2022 | 22:54
1.5k

Trending.

Harlah ke-51 MUI Kabupaten Garut Digelar di Pendopo, Perkuat Peran sebagai Khadimul Ummah

Harlah ke-51 MUI Kabupaten Garut Digelar di Pendopo, Perkuat Peran sebagai Khadimul Ummah

Sabtu, 8 Agustus, 2026 | 18:37
1.5k
Dr. Suherman Saleh: Muswil KAHMI Jabar ke-7 Berjalan Sukses, Rumusan Strategis Siap Ditindaklanjuti

Dr. Suherman Saleh: Muswil KAHMI Jabar ke-7 Berjalan Sukses, Rumusan Strategis Siap Ditindaklanjuti

Senin, 10 Agustus, 2026 | 17:29
1.5k
Dua Tokoh Perintis PUSDAI Diabadikan, Paviliun Miftah Faridl dan Sodik Mudjahid di Resmikan

Dua Tokoh Perintis PUSDAI Diabadikan, Paviliun Miftah Faridl dan Sodik Mudjahid di Resmikan

Selasa, 11 Agustus, 2026 | 13:35
1.5k
Proyek Pembangunan Prasarana Pertanian Yang Dilaksanakan CV Tata Teknik Diduga Dikerjakan Asal-Asalan

Proyek Pembangunan Prasarana Pertanian Yang Dilaksanakan CV Tata Teknik Diduga Dikerjakan Asal-Asalan

Rabu, 16 Juli, 2025 | 19:58
1.5k
Polsek Cibinong dan INAFIS Polres Bogor Cek Olah TKP Perampokan Rumah, Korban Rugi Puluhan Juta

Polsek Cibinong dan INAFIS Polres Bogor Cek Olah TKP Perampokan Rumah, Korban Rugi Puluhan Juta

Kamis, 11 Juli, 2024 | 17:30
1.5k
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • Privacy Policy
  • REDAKSI
  • Tentang Kami
Portal Berita Jawa Barat Terpercaya

© 2026 Seputar Jabar Online - Tegas Lugas Objektif

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • JABAR
    • BANDUNG
    • KAB.BANDUNG
    • BANDUNG BARAT
    • CIMAHI
    • GARUT
    • BOGOR
    • CIANJUR
    • CIREBON
    • GARUT
    • SUMEDANG
    • INDRAMAYU
    • SUKABUMI
    • PANGANDARAN
  • HUKUM
    • HUKUM/KRIMINAL
    • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
    • PEMILU
  • TEKNOLOGI

© 2026 Seputar Jabar Online - Tegas Lugas Objektif

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.