{"id":7227,"date":"2026-07-04T19:40:02","date_gmt":"2026-07-04T12:40:02","guid":{"rendered":"https:\/\/seputarjabar.co.id\/?p=7227"},"modified":"2026-07-04T19:45:58","modified_gmt":"2026-07-04T12:45:58","slug":"wali-kota-bandung-kota-bandung-tak-hanya-jadi-tuan-rumah-tetapi-lumbung-atlet-taekwondo-berprestasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/2026\/07\/04\/wali-kota-bandung-kota-bandung-tak-hanya-jadi-tuan-rumah-tetapi-lumbung-atlet-taekwondo-berprestasi\/","title":{"rendered":"Wali Kota Bandung: Kota Bandung Tak Hanya Jadi Tuan Rumah, tetapi Lumbung Atlet Taekwondo Berprestasi"},"content":{"rendered":"<p>seputar Jabar.co.id<br \/>\nSabtu, 4 Juli 2026<br \/>\nWali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa Kota Bandung tidak hanya sukses menjadi tuan rumah Seri IV Kejuaraan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Tahun 2026, tetapi juga telah membuktikan diri sebagai salah satu daerah penghasil atlet taekwondo berprestasi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Farhan saat memberikan keterangan kepada awak media usai membuka rangkaian pertandingan di GOR Bandung Arena, Sabtu (4\/7).<\/p>\n<p>Dalam sesi press confrens, Farhan mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bandung untuk menjadi penyelenggara kejuaraan nasional yang diikuti sekitar 1.700 atlet dari 18 provinsi.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah, selama tiga hari Kota Bandung menjadi tuan rumah Seri IV Kejuaraan Taekwondo Indonesia. Ini menunjukkan kepercayaan yang besar sekaligus komitmen kami untuk terus menjadikan Bandung sebagai kota yang mendukung pengembangan berbagai cabang olahraga,&#8221; ujar Farhan.<\/p>\n<p>Menurutnya, pembangunan olahraga tidak hanya berbicara mengenai penyelenggaraan kejuaraan, tetapi juga harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pembinaan atlet sejak usia dini hingga mampu mencapai prestasi dunia.<\/p>\n<p>&#8220;Olahraga harus dibangun dari hulu hingga hilir. Hulunya adalah membudayakan olahraga di tengah masyarakat, sedangkan hilirnya adalah melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat internasional,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Lanjut Farhan, hasil pembinaan olahraga di Kota Bandung mulai menunjukkan hasil yang membanggakan. Saat ini, dari empat atlet taekwondo nasional yang tengah menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menuju Olimpiade, dua di antaranya berasal dari Kota Bandung, yakni Arjuna dan Meka.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah, dua atlet pelatnas persiapan Olimpiade berasal dari Kota Bandung. Ini membuktikan bahwa sistem pembinaan atlet di kota ini berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan atlet berprestasi,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Mayjen TNI Amrin Ibrahim, dalam konferensi pers yang sama menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kejuaraan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota beserta jajaran Pemerintah Kota Bandung yang telah menyiapkan fasilitas dengan sangat baik. Seri Bandung menjadi seri dengan jumlah peserta terbanyak tahun ini, yaitu sekitar 1.700 atlet dari 18 provinsi,&#8221; ujar Amrin.<\/p>\n<p>Ia juga menilai Kota Bandung memiliki kontribusi besar dalam pembinaan atlet nasional.<\/p>\n<p>&#8220;Jawa Barat memang dikenal sebagai lumbung atlet Indonesia, tetapi Kota Bandung memberikan kontribusi luar biasa dengan menyumbangkan dua atlet ke pelatnas persiapan Olimpiade. Mudah-mudahan ke depan akan semakin banyak atlet Bandung yang mengharumkan nama bangsa,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"1000\" class=\"alignnone wp-image-7228 size-jnews-featured-750\" src=\"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260704-WA0060-750x1000.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260704-WA0060-750x1000.jpg 750w, https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260704-WA0060-225x300.jpg 225w, https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260704-WA0060-768x1024.jpg 768w, https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260704-WA0060-1152x1536.jpg 1152w, https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260704-WA0060-1140x1520.jpg 1140w, https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260704-WA0060.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/>Pada kesempatan yang sama, Komite Pertandingan PBTI, Charles Christofers, menjelaskan bahwa kejuaraan mempertandingkan empat kategori, yakni pra-kadet, kadet, junior, dan senior. Khusus kategori senior, pertandingan menjadi bagian dari proses seleksi atlet menuju pemusatan latihan nasional dengan memperebutkan delapan medali emas.<\/p>\n<p>&#8220;Persaingan berlangsung sangat ketat sejak kategori kadet hingga senior. Kami melihat kualitas atlet terus meningkat, sehingga kejuaraan ini menjadi momentum penting dalam menjaring atlet-atlet terbaik Indonesia,&#8221; jelas Charles.<\/p>\n<p>Kejuaraan Seri IV PBTI Tahun 2026 di Kota Bandung tidak hanya menjadi ajang kompetisi nasional, tetapi juga memperkuat posisi Kota Bandung sebagai pusat pembinaan olahraga prestasi. Dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang rangkaian seri tahun ini, Kota Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung lahirnya atlet-atlet yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.<\/p>\n<p>Penulis : ywinda<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>seputar Jabar.co.id Sabtu, 4 Juli 2026 Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa Kota Bandung tidak hanya sukses menjadi tuan rumah Seri IV Kejuaraan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Tahun 2026, tetapi juga telah membuktikan diri sebagai salah satu daerah penghasil atlet taekwondo berprestasi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Farhan saat memberikan keterangan kepada awak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7229,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[95],"tags":[],"class_list":["post-7227","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bandung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7227","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7227"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7227\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7232,"href":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7227\/revisions\/7232"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7229"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7227"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7227"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.seputarjabarnews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7227"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}