Seputar Jabar Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Jumat 14 Agustus 2026
  • NASIONAL
  • JABAR
    • BANDUNG
    • KAB.BANDUNG
    • BANDUNG BARAT
    • CIMAHI
    • GARUT
    • BOGOR
    • CIANJUR
    • CIREBON
    • GARUT
    • SUMEDANG
    • INDRAMAYU
    • SUKABUMI
    • PANGANDARAN
  • HUKUM
    • HUKUM/KRIMINAL
    • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
    • PEMILU
  • TEKNOLOGI
NASIONAL JABAR HUKUM OLAHRAGA PENDIDIKAN PERISTIWA POLITIK TEKNOLOGI
Koran Seputar Jabar | Tegas Lugas Objektif
No Result
View All Result
Home POLITIK

Tiga Kepala Desa di Cianjur Tersandung Korupsi Dana Desa, Dilakukan Bertahap Hingga Mencapai Rp 1 M

redaksi Oleh redaksi
Kamis, 3 November, 2022 | 16:43
Tiga Kepala Desa di Cianjur Tersandung Korupsi Dana Desa, Dilakukan Bertahap Hingga Mencapai Rp 1 M

CIANJUR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur mencatat selama periode Januari hingga Oktober 2022 telah menangani tiga perkara Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dengan kerugian negara sekitar Rp 1 miliar.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cianjur, Brian Kukuh mengatakan, sepanjang tahun 2022 tercatat ada tiga perkara kasus desa, yaitu tindak pidana korupsi yang dilakukan kepala desa.

“Saat ini perkara tersebut belum inkrah, masih proses upaya hukum, namun dari ketiga itu, satu di antaranya melakukan banding, dan dua lainya mengajukan kasasi,” ucapnya Rabu (2/11/2022).

Ketiga kepala desa yang tersandung tindak pindana korupsi tersebut, kata dia, yakni Desa Cigunung Herang, Kecamatan Cikalongkulon; Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah; dan Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukanagara.

“Dari ketiganya, pengungkapan kasus penyelewengan dana desa ini paling besar dana desa dilakukan kepala desa Cigunung Herang hampir sebesar Rp 1 milliar, dan dua lainnya sekitar Rp 600 juta,” kaya.

Brian menjelaskan, penyelewengan dana desa tersebut dilakukan ketiga kepala desa tersebut secara bertahap, yaitu pada tahun anggaran 2019, 2020 hingga 2021.

“Jadi kebanyakan ketiga kepala desa itu gali dan tutup lubang, mereka punya masalah di tahun 2019, lalu ditutup dengan dana anggaran tahun selanjutnya hingga seterusnya,” katanya.

Pihaknya mengatakan, semenjak kepala desa tersebut dilantik seharusnya mengetahui mekanisme atau peraturan dan ketentuan penggunakan anggaran desa.

“Seseorang yang dilantik sebagai kepala desa, mereka harus sudah tahu dengan pengunaan dana desa itu. Intinya jangan ada pembayaran secara cash, atau jangan pegang duit langsung, kalau memang tidak paham, kan ada perangkatnya,” kata dia.

 

Berita Terkait

Musyawarah Besar Buah Batu Corps Teguhkan Arah Baru Organisasi Berbasis Aksi Sosial Soliditas
BANDUNG

Musyawarah Besar Buah Batu Corps Teguhkan Arah Baru Organisasi Berbasis Aksi Sosial Soliditas

Oleh Tim Redaksi
Minggu, 7 Juni, 2026 | 14:57
0
1.5k

Senin, 7 Juni 2026 Seputar Jabar | Komunitas Buah Batu Corps menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Pimpinan Pusat di Kota Bandung,...

RA Jadi Tersangka Korupsi Pegadaian di Bandung Barat, Lakukan Transaksi Fiktif, Kerugian Rp 500 juta
BANDUNG BARAT

RA Jadi Tersangka Korupsi Pegadaian di Bandung Barat, Lakukan Transaksi Fiktif, Kerugian Rp 500 juta

Oleh redaksi
Selasa, 15 Oktober, 2024 | 16:25
0
1.5k

BANDUNG BARAT - Satreskrim Polres Cimahi menetapkan Eks Kepala Unit Pelayanan Cabang (UPC) Pegadaian Batujajar inisial RA sebagai tersangka. RA...

Cegah Korupsi, Pemda Kota Bandung dan KPK RI Gelar Evaluasi
POLITIK

Cegah Korupsi, Pemda Kota Bandung dan KPK RI Gelar Evaluasi

Oleh redaksi
Jumat, 27 September, 2024 | 20:56
0
1.5k

SEPUTARJABAR.CO.ID / KOTA BANDUNG - Pemda Kota Bandung bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menggelar evaluasi indikator Monitoring Center...

KPK Sebut RS Muhammadiyah Bandung Curangi BPJS, tapi Dana Hasil Kecurangan Sudah Dikembalikan

KPK Sebut RS Muhammadiyah Bandung Curangi BPJS, tapi Dana Hasil Kecurangan Sudah Dikembalikan

Minggu, 11 Agustus, 2024 | 17:53
1.5k
Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa, Kejari Tetapkan 1 ASN Pemkot Bandung jadi Tersangka

Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa, Kejari Tetapkan 1 ASN Pemkot Bandung jadi Tersangka

Jumat, 9 Agustus, 2024 | 22:27
1.5k
Kejari Majalengka Minta Warga Doakan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cigasong Tuntas

Kejari Majalengka Minta Warga Doakan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Pasar Cigasong Tuntas

Jumat, 5 Juli, 2024 | 17:47
1.5k
Dana BOS untuk Proyek Fiktif Kepala dan Bendahara SMAN 10 Kota Bandung Jadi Tersangka

Dana BOS untuk Proyek Fiktif Kepala dan Bendahara SMAN 10 Kota Bandung Jadi Tersangka

Sabtu, 29 Juni, 2024 | 20:46
1.5k
Wakil Rakyat di Subang Jadi Dalang Korupsi BUMDes

Wakil Rakyat di Subang Jadi Dalang Korupsi BUMDes

Senin, 25 September, 2023 | 06:42
1.5k

Seputar Jabar adalah portal berita dan informasi Jawa Barat yang menyajikan kabar terkini, akurat, dan relevan bagi masyarakat.

MENU

Nasional
Jabar
Hukum
Olahraga
Pendidikan
Peristiwa
Politik
Teknologi

INFORMASI

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik
Iklan
Kontak Kami
Karir

KATEGORI POPULER
Bandung
Bekasi
Bogor
Cirebon
Depok
Sukabumi
Tasikmalaya
Karawang
Garut
Subang

KORAN DIGITAL

BACA EDISI HARI INI

@ 2026 Seputar Jabar News. All Rights Reserved

Kebijakan Privasi  I  Syarat & Ketentuan

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • JABAR
    • BANDUNG
    • KAB.BANDUNG
    • BANDUNG BARAT
    • CIMAHI
    • GARUT
    • BOGOR
    • CIANJUR
    • CIREBON
    • GARUT
    • SUMEDANG
    • INDRAMAYU
    • SUKABUMI
    • PANGANDARAN
  • HUKUM
    • HUKUM/KRIMINAL
    • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
    • PERSIB BANDUNG
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
    • PEMILU
  • TEKNOLOGI

© 2026 Seputar Jabar Online - Tegas Lugas Objektif

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.